Marissa Haque & Ikang Fawzi semakin Sering Bersama Tampil Berdua

Marissa Haque & Ikang Fawzi semakin Sering Bersama Tampil Berdua
Pasangan Kompak & Islami, Marissa Haque & Ikang Fawzi semakin Sering Bersama Tampil Berdua

Damai dalam Cinta Kasih Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Damai dalam Cinta Kasih Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque
Damai dalam Cinta Kasih Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

"Rumahku Surgaku", Lagu & Syair: Ikang Fawzi, Video Karya Gus Brams

Kiriman Kasih dari Bandung, "Rumahku Surgaku", Lagu & Syair: Ikang Fawzi, Video Karya Gus Brams, 12 april 2011

Drs. H. Ahmad Zulfikar Ikang Fawzi, MBA, Rocker Indonesia Pertama MBA dari UGM

Drs. H. Ahmad Zulfikar Ikang Fawzi, MBA, Rocker Indonesia Pertama MBA dari UGM

Isabella Fawzi Alumni FIB UI (Fakultas Ilmu Budaya) Jur Sastra Inggris & FISIP UI

Isabella Fawzi, ILUNI, Alumni FIB UI (Fakultas Ilmu Budaya) Jurusan Sastra Inggris & FISIP UI

Chikita Fawzi di Trans 7 sebagai 7 Perempuan Indonesia Mendunia 2011: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Chikita Fawzi di Trans 7 sebagai 7 Perempuan Indonesia Mendunia 2011: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Isabella Fawzi First Overseas Duty from Global TV (MMU, Cyberjaya, Malaysia, Jan 2010)

Isabella Fawzi First Overseas Duty from Global TV (MMU, Cyberjaya, Malaysia, Jan 2010)

Chikita Fawzi (Kiki) di TV One 2011, Gerakan "Damai Yuk" untuk Indonesia-Malaysia

Chikita Fawzi (Kiki) di TV One 2011, Gerakan "Damai Yuk" untuk Indonesia-Malaysia: Ikang Fawzi & Marissa Haque

"Ikang Fawzi Live in Musicafe Jakarta", Sutradara: Marissa Haque

Tugas Akhir dari School of Film, Ohio University, Athens, Ohio, USA; Dosen: Prof. Jennifer Granville "Ikang Fawzi Live in Musicafe Jakarta", Sutradara: Marissa Haque

Penyanyi Regae-Rap Hegar Rivai, Sepupu Banten Ikang Fawzi asal New York, USA: Marissa Haque

Penyanyi Regae-Rap Hegar Rivai, Sepupu Banten Ikang Fawzi asal New York, USA: Marissa Haque

(1) 'Sihir Musik' dalam Keluarga Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

(1) 'Sihir Musik' dalam Keluarga Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque (thx to Aras Darmawan & Chikita Fawzi)

(2) 'Sihir Musik' dalam Keluarga Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

(2) 'Sihir Musik' dalam Keluarga Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque (thx to Aras Darmawan & Chikita Fawzi)
Tampilkan postingan dengan label Marissa Haque. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marissa Haque. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juli 2011

Kompak Sekali Marissa-Soraya-Shahnaz Haque Sekeluarga 2011


JAKARTA – Artis Soraya Haqueadik Marissa Haque Fawzi itu sangat peduli dengan kesehatan, sehingga rasa kepeduliaanya tersebut diterapkan di keluarga.

“Aku itu sangat perduli sekali dengan kesehatan dan yang pasti hidup sehat itu harus dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu,” ujar Soraya Haque saat ditemui usai peringatan Hari Kesehatan di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2010).

Lingkungan yang sehat, menurut adik kandung Marissa Haque ini adalah mencuci tangan. Demi menjaga kesehatan keluarganya, pemilik nama lengkap Soraya Jasmine Haque tidak pernah ada rasa lelah untuk selalu mengingatkan betapa pentingnya kesehatan.

“Orang tua kan sifatnya hanya memantau saja, hanya memberikan informasi, tetapi pelaksaannya kembali ke manusia. Saya tak pernah merasa lelah untuk selalu mengingatkan arti penting kesehatan buat kita,” tegasnya.

Dirinya pun tidak memungkiri, kalau sampai saat ini pengetahuan masyarakat luas mengenai kesehatan masih sangat rendah. Soraya menyoroti pembinaan kesehatan di desa, yang dinilainya masih membutuhkan petugas yang mampu menerjemahkan kata ‘sehat’.

“Pengetahuan tentang kesehatan masih sangat rendah, bagaimana kesadaran untuk kesehatan karena banyak sekali pilar-pilar yang kita dapatkan dalam maktup informasi yang ada. Di desa itu kan mengalami stagnan artinya kita membutuhkan orang-orang yang mampu menerjemahkan bahasa kata sehat, sehingga bisa dimengerti oleh masyarakt,” pungkasnya.

Perempuan kelahiran 7 Februari 1965 ini dipercaya menjadi Duta ‘Hellen Keller International‘ untuk mengkampanyekan kesehatan mata. Sementara adiknya, Shahnaz Haque, juga pernah dipercaya sebagai Duta Kesehatan.

Soraya hadir dalam upacara peringatan puncak Hari Kesehatan Nasional bersama Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, di Kantor Kementerian Kesehatan, sejak pukul 08.00 WIB.(nov)


JAKARTA – Artis Soraya Haqueadik Marissa Haque Fawzi itu sangat peduli dengan kesehatan, sehingga rasa kepeduliaanya tersebut diterapkan di keluarga.

“Aku itu sangat perduli sekali dengan kesehatan dan yang pasti hidup sehat itu harus dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu,” ujar Soraya Haque saat ditemui usai peringatan Hari Kesehatan di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2010).

Lingkungan yang sehat, menurut adik kandung Marissa Haque ini adalah mencuci tangan. Demi menjaga kesehatan keluarganya, pemilik nama lengkap Soraya Jasmine Haque tidak pernah ada rasa lelah untuk selalu mengingatkan betapa pentingnya kesehatan.

“Orang tua kan sifatnya hanya memantau saja, hanya memberikan informasi, tetapi pelaksaannya kembali ke manusia. Saya tak pernah merasa lelah untuk selalu mengingatkan arti penting kesehatan buat kita,” tegasnya.

Dirinya pun tidak memungkiri, kalau sampai saat ini pengetahuan masyarakat luas mengenai kesehatan masih sangat rendah. Soraya menyoroti pembinaan kesehatan di desa, yang dinilainya masih membutuhkan petugas yang mampu menerjemahkan kata ‘sehat’.

“Pengetahuan tentang kesehatan masih sangat rendah, bagaimana kesadaran untuk kesehatan karena banyak sekali pilar-pilar yang kita dapatkan dalam maktup informasi yang ada. Di desa itu kan mengalami stagnan artinya kita membutuhkan orang-orang yang mampu menerjemahkan bahasa kata sehat, sehingga bisa dimengerti oleh masyarakt,” pungkasnya.

Perempuan kelahiran 7 Februari 1965 ini dipercaya menjadi Duta ‘Hellen Keller International‘ untuk mengkampanyekan kesehatan mata. Sementara adiknya, Shahnaz Haque, juga pernah dipercaya sebagai Duta Kesehatan.

Soraya hadir dalam upacara peringatan puncak Hari Kesehatan Nasional bersama Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, di Kantor Kementerian Kesehatan, sejak pukul 08.00 WIB.(nov)

Jiwa tenang Seimbang Shahnaz Haque Adik dari Marissa Haque



Syuting Guest Room Enjah

Tamu Istimewa Guest Room DAAI TV

Jurnalis : Sutar Soemithra
Fotografer : Sutar Soemithra
Sumber: http://www.tzuchi.or.id/view_berita.php?id=138
foto

* Enjah dan pemeran Enjah, Nina Tamam, hadir dalam syuting episode terakhir 'Guest Room' drama terbaru DAAI TV, 'Senandung Mutiara Hati' yang diangkat dari kisah nyata Enjah.

“Lihatlah perbedaan Enjah yang asli dan yang bukan,” ucap Shahnaz Haque. Enjah dan “Enjah palsu” Nina Tamam serentak tertawa. Tokoh asli dan pemeran Enjah dalam drama terbaru DAAI TV, Senandung Mutiara Hati, menjadi tamu istimewa episode 10, episode terakhir Guest Room drama tersebut yang dipandu oleh Shahnaz Haque. Syutingnya sendiri dilakukan di studio DAAI TV Kamis sore, 28 Agustus 2008.

Drama 10 episode ini diangkat dari kisah nyata Enjah (46) yang pernah mendapatkan bantuan pengobatan dari Tzu Chi karena menderita lumpuh. Enjah –nama akrab Siti Khodijah– kini telah bisa berjalan, tidak lagi kurus kering dan jalan hidupnya pun telah cerah. Rumah produksi Kalyana Shira Film pimpinan Nia Dinata menjadi rekan DAAI TV mengangkatnya ke layar televisi dengan sutradara Reka Wijaya serta Nina Tamam, anggota grup vokal Warna, menjadi pemeran utama tokoh Enjah. “Pertamanya nggak percaya, kok muda, kok cantik,” puji Enjah kepada Nina, “Aktingnya bagus sekali.” Syuting drama ini telah dimulai sejak 21 Juni 2008 lalu dan kini tengah memasuki tahap post production.

Pertanyaan-pertanyaan cerdas dan sesekali menimbulkan keharuan terlontar dari bibir Shahnaz. Enjah sering menanggapinya dengan suara yang agak pelan. Nina yang duduk di samping Enjah kadang harus menepuk bahunya karena Enjah sering tak kuasa menahan haru dan matanya berkaca-kaca. “Impian yang jadi kenyataan,” kata Enjah tentang caranya menyikapi kisah hidupnya di masa lalu yang kini telah menjadi sejarah, “Saya ingin menjadikannya sebagai cermin untuk belajar.”

Kisah hidup Enjah adalah tentang keteguhan hati dan juga “permata” yang dimilikinya pada ketiga anaknya, Dede Sulaeman (15), Aditya Saputra (12), dan Indah Permata Sari (8). “Mama Enjah di balik semua cobaan itu, dapet karunia dari anak-anak yang luar biasa sayang, luar biasa tabah dan kuat,” kesan Nina. “Betapa mereka merupakan satu kesatuan yang utuh yang cinta satu sama lain,” tambahnya.

Nina yang memanggil Enjah dengan sebutan “Mama Enjah” pernah menderita kelainan tulang dan pernah mengikuti terapi. Menurut Nina, mengikuti terapi yang hanya sebentar saja rasanya sangat sakit, “Apalagi Mama Enjah yang lumpuh.” “Dari ujung kepala sampai kaki sakit sekali. Sering nangis,” kenang Enjah. Yang menjadikan Enjah kuat melawan rasa sakit ketika lumpuh sehingga akhirnya bisa berjalan setelah menjalani terapi dan duduk di kursi roda adalah anaknya. “Enjah tidak mau anak-anak Enjah selalu melayani Enjah seperti ini. Enjah pengin liat anak-anak Enjah seperti anak-anak yang lain,” ujar Enjah.

foto foto

Ket : - Tentang harapan Enjah kepada anak-anaknya, Shahnaz Haque yakin dari seorang ibu yang hebat pasti
anak-anaknya kelak akan menjadi hebat juga. (kiri)
- Setelah memerankan kisah nyata Enjah, sikap Nina Tamam terhadap orangtua dan adik-adiknya kini mulai
berubah. Ia menjadi lebih bersedia dimintai pertolongan, padahal sebelumnya ia sering merasa malas.
(kanan)

Anaknya pula yang menjadikan Enjah bisa berdiri setelah menjalani terapi dan duduk di kursi roda. Ketika itu, anak-anaknya terbiasa menaruh baju di rak bawah sehingga Enjah bisa mengambilnya sambil tetap duduk di kursi roda. Pada suatu ketika, anak sulungnya, Dede, menaruh baju-baju tersebut di rak bagian atas. “De, kok jahat bener? Kamu nggak sayang sama Mama?” kata Enjah pada Dede. Dede menyahutnya, “Pokoknya Mama harus belajar. Kapan Mama bisanya kalo nggak belajar?” “Dede, Mama kan nggak bisa, tolong pindahin lagi ke bawah,” pinta Enjah, “Tolonglah, De. Dede nggak sayang sama Mama?” “Justru Dede sayang sama Mama biar Mama bisa, biar Mama usaha. Kalo Mama nggak diginiin, Mama nggak bisa-bisa. Dede nggak mau Mama duduk di kursi roda terus. Dede mau Mama berusaha bisa. Pasti Mama bisa!” Dede memberi semangat. Akhirnya dengan kesal dan marah, Enjah mencoba berdiri dari kursi roda untuk mengambil baju tersebut. “Waktu itu saya berpikir, ‘Mati, matilah. Jatuh, jatuhlah gue’,” kenang Enjah. Tapi ajaib, “Ya Allah, ternyata bisa!” Enjah justru bisa berdiri dan sejak itu ia mulai perlahan melupakan kursi rodanya. Akhirnya setelah sekian lama tersiksa, Enjah bisa berjalan kembali.

Kisah hidup Enjah telah menginspirasi orang, setidaknya bagi Nina yang memerankan tokoh Enjah. Sikap Nina terhadap orangtua dan adik-adiknya pun kini mulai berubah. “Biasanya aku suka take a granted dengan ibuku yang sehat walafiat. Tidak terbayang jika aku ada di posisi mereka,” kata Nina.

Enjah kini berharap anak-anaknya bisa menjadi orang yang berguna bagi orang banyak. “Ibu hebat garansi anaknya prosentase jadi hebat itu besar,” sahut Shahnaz mantap.

Kamis, 28 April 2011

Warta Kota, Depok: Marissa Haque Fawzi Jadi Motivator UN 2011


Depok. Warta Kota
Sebanyak 57.974 pelajar di Kota Depok terdaftar untuk mengikuti ujian nasional (UN yang digelar pada pertengahan April 2011

Untuk SMA/SMK dan sederajat ujiannya tanggal 18-21 April dan ujian susulan 25-28 April. Untuk SMP dan sederajat tanggal 25-28 April, sedangkan untuk SD tanggal 31 Aprtl-5 Maret 2011.” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok. Siti Chairtyah. di ruang kerjanya. Selasa (22/2).

Mcnurut Siti, para pelajar kelas 3 SMK saat Ini tengah melakukan ujian praktik dengan sistem kompetitif. Penilaian atas ujian yang dilangsungkan 14 Februari-14 Maret Ini dilakukan oleh guru sekolah masing-masing dan oleh tenaga dari Dunia Usaha dan Dunia Industri IDlDII Ujian praktik Hu terbilang ketat karena minimal nilainya tujuh.

Dalam persiapan menghadapi UN Itu. sebagian besar pelajar mengikuti bimbingan belajar (blm-bel) di sekolah mereka maupun di tempat lain, di samping belajar lebih keras di rumah masing-masing.
Siti yakin tingkat kelulusan UN di Kota Depok tahun Ini mencapai 100 persen.

Kelulusannya memakai standar kompetensi kelulusan (SKL). Artinya, kelulusan siswa-siswitidak hanya dari nilai UN, tetapi Juga dari nilai rapor dan lainnya. Pelajar SMA telah selesai fry out. Rata-rata mereka bisa melalulnya dengan baik. Upi hasilnya baru ketahuan pekan depan.” ujarnya.
Untuk lebih memantapkan diri dalam menghadapi UN. kata Siti, para pelajar Itu Juga akan mendapatkan bimbingan mental, antara lain dari Ustaz Jefri, Ustaz Iwan, dan motivator Marissa Haque. Kemudian agar konsentrasi peserta UN tidak buyar maka pada pelaksanaan UN tidak disertakan Tim Pemantau Independen (TO) serta pihaknya meminta agar polisi yang terlibat mengamankan Jalannya UN Jangan terlalu banyak. Sebab, banyak siswa yang grogi apabila terdapat banyak polisi di lokasi ujian.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok Sri Rahayu Purwatiningsih membenarkan bahwa bebrdasarkan pantauannya persiapan pelajar di Depok dalam menghadapi UN sudah dilakukan dengan baik. Para pelajar Itu sudah belajar keras. Kami Juga berharap peran serta orangtua supaya anak-anak Itu tetap fokus UN. Insya Allah kami yakin lulus semua,” kata legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Itu.

Pada tahun lalu sekitar 500 siswa-siswi SMA di Kota Depok diterima di perguruan tinggi negeri melaluijalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Siswa (PMDK). Dengan dala Itu maka dimungkinkan pula sekitar 500 pelajar SMA Depok akan diterima melalui PMDK pada tahun Ini. Adapun pelajar yang berhak Ikut seleksi PMDK adalah mereka yang masuk 10 besar sejak kelas 1 hingga kelas 3. (dod)

Ketenangan Investigasi Marissa Haque (DPR RI, 2005) karena Dukungan Ikang Fawzi Suaminya


Investigasi Marissa Haque

Sumber (1): http://www.infoanda.com/id/link.php?lh=VANUAAcDCQMG

Sumber (2): www.marissahaque-haji2005.com/



BERBEKAL handycam, selama dua pekan Marissa Haque, 42 tahun, mengumpulkan data seputar penyelenggaraan haji 2005. Sebagai bagian Tim Pengawas Haji 2005, anggota Komisi VIII DPR-RI itu kerap terlihat di lapangan menemui para jamaah haji dan pengurus maktab (kantor yang menangani segala akomodasi dan transportasi jamaah haji selama di Saudi). Saking giatnya bekerja, kadang sampai pukul 23.00, Icha --panggilan akrabnya-- sempat ditinggal sejawatnya.

"Dengan data audiovisual, keterangan narasumber tidak bisa dimanipulasi.

Selasa, 14 Desember 2010

Akhirnya Artis Ikang Fawzi Jadi Rocker Pertama MBA dari UGM: Ilham Bintang


Ini Pendidikan Ala Ikang Fawzi

"Senang sekali akhirnya bisa dapat gelar magister (MBA)
, kuliah selama 1,5 tahun."Rabu, 15 Desember 2010, 00:25 WIB

Oleh: Antique, Beno Junianto

Ikang Fawzi (Foto: VivaNews/ A. Rizaluddin)

VIVAnews - Keluarga Ikang Fawzi di Yogyakarta sedang berbahagia, sebab Ikang Fawzi suami artis Marissa Haque dengan nama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi dinyatakan lulus dengan memuaskan dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gajah Mada dan berhak menggunakan gelar MBA.

"Senang sekali akhirnya bisa dapat gelar magister, kuliah selama 1,5 tahun. Karena serius, saya bisa cepat selesai kuliah," ujar Ikang Fauzi saat dihubungi VIVAnews di Jakarta, Selasa 14 Desember 2010.

Ikang mengaku sangat mendapat dukungan dari sang istri untuk bisa menyelesaikan kuliahnya di kampus terbesar di Yogyakarta itu. "Dukungan istri ini sangat menyuntik saya, dan saya akan terapkan ke anak-anak karena kelak juga harus sama dengan ayahnya," ujarnya.

Tesisnya setebal 300 halaman lebih, yang berjudul Analisa Strategi Bisnis Properti-tainment di Salah Satu Industri Bisnis Properti (studi pada PT Impian Jaya Ancol) dibuat karena Ikang sangat ingin serius dalam bisnisnya kelak.

"Memang saya lihat potensi besar dengan tempat hiburan seperti Ancol ini. Siapa tahu, saya ke depannya akan membuka tempat hiburan besar," harap penyanyi kelahiran 23 Oktober 1959 ini.

Ikang yang bisa menyelesaikan kuliah S2-nya berharap agar ditiru anaknya kelak. "Ini yang saya terapkan di keluarga, Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi bebas menentukan bakatnya ke depan tapi tidak boleh melupakan pendidikan, terutama istri saya yang serius dalam pendidikannya ini."

• VIVAnews

Sumber: http://showbiz.vivanews.com/news/read/193785-ini-pendidikan-ala-ikang-fawzi

Jumat, 19 November 2010

Chikita Fawzi di Trans 7 sebagai 7 Perempuan Indonesia Mendunia 2011: Marissa Haque & Ikang Fawzi



Chikita Fawzi one of the "7 Wonder Indonesian Women 2011" (Trans 7, 8 April 2011)

"Marissa Haque & Ikang Fawzi: Chikita Fawzi Bungsu Kami Terpilih di Trans 7 sebagai 7 Perempuan Indonesia Mendunia 2011"

Barusan sore di kantor kapanlagi.com di Kuningan Jakarta selatan video rekaman Trans 7 tersebut di atas diputar. Sekedar memberitahu teman-teman media dan manajemen kapanlagi.com bahwa keluarga kami--Ikang Fawzi dan Marissa Haque--sangat mencintai keluarga dan berharap selalu yag terbaik saja untuk setiap anggota dari keluarga kami.

Minggu, 23 Mei 2010

Ikang Fawzi dan Addie MS, yang Satu Berkarir di REI, yang lainnya Top sebagai Arranger Musik

Kedua sahabat ini yaitu Ikang Fawzi dan Addie MS, yang Satu Berkarir di REI, yang lainnya Top sebagai Arranger Musik. Saat itu Marissa Haque istri Ikang sekarang sedang naik daun jadi photo model. Dia sangat anggun dan cantik.


Informasi Produk Judul: Majalah Zaman.

Edisi: No. 15/Tahun V/ Januari 1984. Cover Depan: Marissa Haque. Kondisi: Cukup.

Album "REUNI": Ikang Fawzi, Memes, Addie MS, Oddie agam, adjie Soetama, Rida, Utha Likumahuwa, Lillo Kla

JAKARTA, (PRLM).- Bermula dari kumpul-kumpul sejumlah musisi kondang, muncul sebuah ide untuk membuat sebuah album. Mereka sudah ambil ancang-ancang, hasil karyanya akan diberi nama album "Reuni". Mereka yang terlibat di antaranya, Odie Agam, Mus Mujiono, Lilo, Utha Likumahua, Ikang Fawzi (suami Marissa Haque), Adjie Soetama, Rida, Memes, dan Adie M.S. Mereka sudah intensif melakukan pertemuan di kantornya Adhie M.S.

Ide membuat album "Reuni" pertama dilontarkan oleh Adjie Soetama. Ternyata ide itu mendapat sambutan positif dari musisi lainnya. Mereka akhirnya sepakat untuk bekerja sama menggarap album "Reuni". Rencananya, dalam album tersebut akan ditawarkan sebelas lagu.

Menurut Adjie Soetama, musisi yang terlibat harus menjaga kesepakatan yang diusung sejak awal. Jadi ke depannya harus kompak. Apalagi, belum juga lama terbentuk, tawaran dari berbagai pihak sudah mengalir. "Padahal, langkah awal kerja sama kita, hanya ingin membuktikan, bahwa musisi Indonesia tidak berhenti berkarya," kata Adjie. (Mun/A-147)

***

Album "REUNI": Ikang Fawzi, Memes, Addie MS, Oddie agam, adjie Soetama, Rida, Utha Likumahuwa, Lillo Kla

The Links

Addie MS Cs Rilis Album Reuni bersama Ikang Fawzi: Marissa Haque



TEMPO Interaktif,
Senin, 12 April 2010 11:32 WIB

Jakarta - Sejumlah penyanyi, pencipta lagu, dan musisi kondang era 1980-an dan 1990-an mencoba kembali mengukuhkan eksistensi mereka di jagat musik nasional hari ini dengan merilis album bertitel 'Reuni'. Mereka adalah Utha Likumahua, Oddie Agam, Adjie Soetama, Ikang Fauzi, Mus Mujiono, Addie MS, Memes, Rida, dan Lilo Kla Project. Masing-masing sudah menjalin persahabatan sejak awal mereka merintis karier sebagai pekerja seni.

Mereka mengakui sering bekerja sama mengaransemen musik. "Sejak itu kita suka berkumpul bareng," kata Adjie Soetama di Teen Box Cafe, Jakarta Selatan, Minggu (11/3) sore. Bahkan, menurut pria bertubuh tambun ini, di antara mereka sudah ada yang berkawan sejak masih mengenakan seragam putih abu-abu. "Saya, Addie, Memes, dan Ikang itu satu sekolah di SMA Negeri 3. Kebetulan saya yang lebih tua," terang Adjie sembari terkekeh. Menurut Oddie, pertemuan makin intens mulai enam bulan belakangan ini. Mereka kerap kumpul bareng di rumah atau kantor Addie MS, sembari menikmati bakmie bikinan Memes. Mereka suka berceloteh mengenang masa-masa keemasan mereka dua sampai tiga dekade silam. "Tapi kita ingin tetap berkarya. Musik sudah seperti nyawa kita," tutur Adjie.

Sejak itu, mereka bersepakat membikin album. Sepuluh lagu lawas karya Oddie Agam, Adjie Soetama, Addie MS, dan almarhum Chrisye lantas dikulik kembali. Mereka memberi sentuhan pop, jazz, dan disko, agar lebih enak didengar oleh kuping jaman sekarang. "Penyanyi juga diberi kebebasan menafsirkan lagu-lagu sesuai karakter suaranya, " ungkap Adjie.

Alhasil, lagu berjudul Logika yang pernah dipopulerkan Vina Panduwinata jadi lebih bernuansa jazzy ketika dibawa Utha Likumahua. Kebebasan mengeksplorasi lagu seperti Utha itulah yang diikuti Ikang Fawzi ketika menyanyikan lagu berjudul Cinta atau Memes di seri Rembulan. "Itu juga alasan saya mau mengisi suara di album ini," timpal suami aktris Marissa Haque itu. Demikian halnya Memes. Ia mengatakan, "Sebisa mungkin saya nyanyi jadi diri saya sendiri."

MUSTHOLIH

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/musik/2010/04/12/brk,20100412-239623,id.html

Kemesraan Pasangan Artis Contoh Baik Anti Kawin-Cerai


Anti Kawin-Cerai: Addie-Memes dan Ikang-Marissa


Gaya Rumah Tangga Addie MS dan Ikang Fawzi, Mirip Tapi Tak Terlalu Sama. Namun ada yang sama dari kedua pasang artis yang seusia bahkan bersahabat sejak mereka masih bersama di SMA 3 Jakarta itu yaitu mereka anti selingkuh dan tidak mau bercerai-berai hanya karena kehadiran pihak ketiga.

Contoh nyata bagi kebaikan persahabatan dalam perkawinan bagi pasangan artis lain yang berusia lebih muda dari kedua pasang figur publik ini.

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama FH UGM, Feb 2011 (Kaliurang, Korban Merapi)

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama FH UGM, Feb 2011 (Kaliurang, Yogyakarta, Berbaur dengan Korban Merapi)

Ikang Fawzi Lancar Menjelaskan "Konsep Pendidikan Anak dengan Total Cinta"



Program Pak Suwarna LP3I Pondok Gede, Ikang Fawzi (Suami Marissa Haque, DUta LP3I) Lancar Menjelaskan "Konsep Pendidikan Anak dengan Total Cinta"

Bunda Marissa Haque Fawzi Duta LP3I 2010-2012, "Anak& Pendidikan di dlam Rumah"

Karya Pak Suwarna LP3I Pondok Gede, Bunda Marissa Haque Fawzi Duta LP3I 2010-2012, "Anak& Pendidikan di dlam Rumah"

"Renungan", album Musik Marissa Haque by Fariz RM

"Renungan", album Musik Marissa Haque by Fariz RM (the first and the last!) Sebuah cerita sebelum perjumpaan dengan Ikang Fawzi suaminya tahun 1982, (kala itu Ikang Fawzi masih merencanakan pernikahan dengan Christine Panjaitan)

Entri Populer